Kamis, 04 September 2014

Penalaman liburan

Pengalama liburan di Pangkalan bun(kalimatan tengah)

Setiap malam disujudu aku mengadu kepada allah dengan penuh harap saya bisa bertemu dan berkumpul dengan kedua orang tua saya.tapi saya harus menunggu 1 tahun untuk bisa bertemu dengan ortu ,karna mereka bekerja di pangkalan bun untuk menghidupi keluarga , betapa beratnya saat pisah degan keluarga ,tapi itu semua harus saya jalani  demi masa depan yang aka datang .
        Saat liburan tiba betapa senangnya saya dan teman _teman pesantren,karna kita pulang kerumah masing-masing ,sekolah libur pesantren pun libur, bagi kami libur adalah hari yang menyenangkan karna kita bisa bertemu dengan keluarga .
Saya selalu berharap dan berharap bisa bertemu dengan keluarga, tidak terduga dan sayasangka saat pulang ke rumah saya di beri tiket ternyata tiket itu,tiket ke pangkalan bun yaitu rumah bapak saya betapa senangnya saya terima tiket itu
     Aku sangat bersyukur ,allah mendengarkan semua doa saya yaitu untuk bertemu keluarga says yang jauh disana, tepat tanggal 22 bulan 6 saya berangkat ke pankalan bun. Tiba jam 12:30 saya terbang ke mangkalan bun . setelah sampai di pangkalan bun di ruang tunggu saya melihat bapak dan adik saya sudah menunggu akhirya saya langsung menghampiri mereka betapa senangnya saat itu ,menuju rumah  dari bandara 2jam,sesampai di rumah saya langsung mencium tangan ibu saya .
Hari-hariku di sana ku habiskan waktuku untuk berkumpul dengan keluarga betapa bersyukurnya saat itu , mungkin saat itu adalah hari yang terindah dalam hidup saya.
    Hari lebaran tiba, saya dan keluarga melaksanakan sholat idul fitri, setelah sholat selesai saya langsung sungkem dengan ibu dan papak ,saya minta maaf atas kesalahan yang pernah saya perbuat di sengaja ataupun yang ngk di sengaja,berlinanglah air mata saya terharunya saya langsung bisa sungkem denga kedua orang tua saya.
    Waktu demi waktu berjalan dan hari pun tiba,menjemput saya untuk pulang lagi ke jawa tengah ,betapa berat dan sulit untuk berpisah lagi dengan kedua orang tua saya ,berlinang  air mata ini saat meninggalkan keluarga ,ku teringat betapa besar pengorbanan kedua orang tua saya. Saya hanya bisa berdoa dan berusaha untuk membalas mereka,
  Sampai di jawa tepat tanggal 5 ,saya pulang ke TMG yaitu tempat kelahiran saya ,dan saya pulang lagi ke pesantren,untuk melanjutkan aktivitas dan masuk sekolah di sekolah tercinta ,kelas baru teman baru dan semangat baru,untuk menggapai cita_cita untuk  masa depan .

  Inilah sesingkat cerita yang sangat berkesan dalam hidup saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar