Pengalama liburan di Pangkalan bun(kalimatan tengah)
Setiap malam disujudu
aku mengadu kepada allah dengan penuh harap saya bisa bertemu dan berkumpul dengan
kedua orang tua saya.tapi saya harus menunggu 1 tahun untuk bisa bertemu dengan
ortu ,karna mereka bekerja di pangkalan bun untuk menghidupi keluarga , betapa
beratnya saat pisah degan keluarga ,tapi itu semua harus saya jalani demi masa depan yang aka datang .
Saat
liburan tiba betapa senangnya saya dan teman _teman pesantren,karna kita pulang
kerumah masing-masing ,sekolah libur pesantren pun libur, bagi kami libur
adalah hari yang menyenangkan karna kita bisa bertemu dengan keluarga .
Saya selalu berharap
dan berharap bisa bertemu dengan keluarga, tidak terduga dan sayasangka saat
pulang ke rumah saya di beri tiket ternyata tiket itu,tiket ke pangkalan bun
yaitu rumah bapak saya betapa senangnya saya terima tiket itu
Aku sangat bersyukur ,allah mendengarkan
semua doa saya yaitu untuk bertemu keluarga says yang jauh disana, tepat
tanggal 22 bulan 6 saya berangkat ke pankalan bun. Tiba jam 12:30 saya terbang
ke mangkalan bun . setelah sampai di pangkalan bun di ruang tunggu saya melihat
bapak dan adik saya sudah menunggu akhirya saya langsung menghampiri mereka
betapa senangnya saat itu ,menuju rumah
dari bandara 2jam,sesampai di rumah saya langsung mencium tangan ibu
saya .
Hari-hariku di sana ku
habiskan waktuku untuk berkumpul dengan keluarga betapa bersyukurnya saat itu ,
mungkin saat itu adalah hari yang terindah dalam hidup saya.
Hari lebaran tiba, saya dan keluarga
melaksanakan sholat idul fitri, setelah sholat selesai saya langsung sungkem
dengan ibu dan papak ,saya minta maaf atas kesalahan yang pernah saya perbuat
di sengaja ataupun yang ngk di sengaja,berlinanglah air mata saya terharunya
saya langsung bisa sungkem denga kedua orang tua saya.
Waktu demi waktu berjalan dan hari pun
tiba,menjemput saya untuk pulang lagi ke jawa tengah ,betapa berat dan sulit untuk
berpisah lagi dengan kedua orang tua saya ,berlinang air mata ini saat meninggalkan keluarga ,ku
teringat betapa besar pengorbanan kedua orang tua saya. Saya hanya bisa berdoa
dan berusaha untuk membalas mereka,
Sampai di jawa tepat tanggal 5 ,saya pulang
ke TMG yaitu tempat kelahiran saya ,dan saya pulang lagi ke pesantren,untuk
melanjutkan aktivitas dan masuk sekolah di sekolah tercinta ,kelas baru teman
baru dan semangat baru,untuk menggapai cita_cita untuk masa depan .
Inilah sesingkat cerita yang sangat berkesan
dalam hidup saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar